Jumat, 21 Agustus 2026
Pemerintahan

Lima Desa Bakal Dibangun, Asep: Bekasi Harus Maju Bareng

CIKARANG PUSAT – Kabupaten Bekasi genap berusia 76 tahun. Di tengah gegap gempita perayaan hari jadi, Pemerintah Kabupaten Bekasi membawa kabar pembangunan dari wilayah selatan.

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyebut, lima desa di wilayah Cibarusah dan Bojongmangu bakal dibangun. Rencana itu mencuat setelah dirinya berkomunikasi dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

“Tadi saya bicara dengan beliau, insyaallah lima desa di daerah Cibarusah dan Bojongmangu akan dibangun. Terima kasih Bapak Gubernur,” kata Asep saat memberikan sambutan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi dalam rangka tasyakuran Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Sabtu (15/8/2026).

Kabar tersebut menjadi angin segar bagi kawasan yang selama ini kerap disebut membutuhkan perhatian lebih dalam pembangunan. Maklum, Kabupaten Bekasi bukan cuma kawasan industri dan gedung-gedung tinggi. Di balik gemerlap kawasan industri, masih ada desa-desa yang menunggu pembangunan merata.

Asep menegaskan, pembangunan Kabupaten Bekasi bukan pekerjaan satu-dua pihak. Pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha hingga masyarakat punya peran masing-masing.

Memasuki usia 76 tahun, Kabupaten Bekasi memang telah berubah drastis. Kawasan industri tumbuh, investasi berdatangan, infrastruktur terus dikebut. Namun, sederet persoalan juga ikut tumbuh.

Karena itu, Asep meminta seluruh pemangku kepentingan tidak berjalan sendiri-sendiri. Sinergi pemerintah daerah dan DPRD harus diperkuat. Begitu pula dukungan dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, media dan warga.

“Pembangunan daerah membutuhkan kerja sama seluruh unsur yang ada,” ujarnya.

Tema Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi, “Bangkit Bersama, Maju Melayani, Sejahtera untuk Semua”, pun menjadi penegasan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berhenti pada proyek fisik.

Jalan mulus dan gedung megah memang penting. Tetapi pelayanan publik yang gampang, pembangunan desa yang merata dan masyarakat yang benar-benar merasakan manfaat pembangunan jauh lebih penting.

Asep mengatakan berbagai capaian Kabupaten Bekasi patut disyukuri. Namun, pekerjaan rumah yang belum kelar jangan sampai ditutup-tutupi oleh seremoni hari jadi.

“Yang telah dicapai selama ini patut kita syukuri, sementara berbagai hal yang masih perlu diperbaiki harus menjadi perhatian kita bersama,” katanya.

DPRD Soroti Regulasi

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron mengatakan DPRD bersama pemerintah daerah terus menjalankan fungsi legislasi untuk memperkuat pembangunan.

Sejumlah rancangan peraturan daerah telah dibahas dan ditetapkan. Di antaranya terkait insentif dan kemudahan investasi, perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, pengelolaan sampah, perlindungan perempuan dan anak, kependudukan hingga pendidikan.

Menurut Ade, regulasi tersebut menjadi fondasi agar pembangunan Kabupaten Bekasi tidak sekadar ngebut, tetapi juga memiliki arah yang jelas dan berkelanjutan.

“Pada usia yang ke-76 ini, mari kita semakin memperkuat sinergi, kolaborasi, dan semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Bekasi tercinta,” kata Ade.

Rapat paripurna tasyakuran Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi turut dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, jajaran DPRD Provinsi Jawa Barat, para bupati Bekasi dari berbagai periode serta sejumlah tokoh masyarakat.

Kini tantangannya tinggal satu: jangan sampai slogan “Sejahtera untuk Semua” cuma ramai di spanduk dan panggung seremoni.

Lima desa di Cibarusah dan Bojongmangu menjadi salah satu ujian. Jika pembangunan benar-benar turun sampai ke pelosok desa dan manfaatnya dirasakan warga, barulah usia 76 tahun Kabupaten Bekasi punya makna yang lebih dari sekadar angka.(INN)

Tags:Kabupaten Bekasi


Baca Juga