Sabtu, 17 Januari 2026
Hukum

Tangani Sengketa Lahan Pendidikan, PT Mentari Bersahabat Indonesia Berikan Kuasa Kepada LSM Penjara

KABUPATEN BOGOR – PT Mentari Bersahabat Indonesia memberikan kuasa kepada Ketua LSM Penjara Romi Sikumbang  untuk menangani sengketa lahan Yayasan Pendidikan Widya Kusuma. Yayasan tersebut terletak di Perum Cileungsi Hijau, Jln. Thata Hijau Raya, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi yang menaungi SMP, SMA dan SMK Widya Kusuma.

Dalam keterangannya, Ketua LSM Penjara Romi Sikumbang menyatakan, kepemilihan lahan, awalnya milik Yayasan Pendidikan Widya Kusuma. Namun telah terjadi jual beli dan tercatat pada Akte Jual Beli No. 01/2018  tanggal  19/07/2018 yang dibuat oleh Dicky Perissy SH., M.Kn selaku PPAT tanggal 23/11/2018 No. 158160/2018. Kemudian PT Mentari Bersahabat Indonesia menjadi pemilik sah lahan tersebut setelah menerima pelepasan hak.

Konflik antara yayasan dan pihak yang mengaku sebagai pemilik tanah ini pun diketahui sudah terjadi sejak lama. Hingga perseteruan kedeuanya kembali menjadi memuncak hingga berujung pada pemasangan papan plang pemberitahuan untuk mengosongkan gedung sekolah.

Romi Sikumbang menuding praktek mafia pendidikan masih saja terjadi di wilayah Kabupaten Bogor. Bahkan sampai saat ini tidak ada perlindungan hokum terhadap peserta didik atau siswa didik untuk mendapatkan fasilitas dan sarana yang layak di dunia pendidikan.

Peserta didik atau siswa/siswi kerap kali menjadi santapan empuk mafia pendidikan yang berkedok yayasan.

“Oleh karenanya kami minta pihak APH untuk segera menindak dan melakukan penertiban melalui sidak terhadap para oknum yayasan tersebut sebagai bukti dari realisasi Pembukaan UUD 1945 alinea 4 mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami akan terus laporkan perihal ini sampai para peserta didik atau siswa/siswi mendapatkan haknya yang layak sebagai peserta didik di kabupaten bogor,” jelas Romi Sikumbang.

Dia juga menilai jika sekolah merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Pendidikan yang memadai akan mendidik peserta didik agar siap menjadi generasi penerus bangsa.

Mereka mendapatkan ilmu pengetahuan yang nantinya dipakai sebagai bekal menjalankan kehidupan. Namun, dapat dibayangkan jika tempat belajarnya bermasalah, tentu sedikit banyak mempengaruhi kondisi peserta didik.

Reporter : Indriyani

Tags:pemkab Bogor


Baca Juga