Senin, 13 April 2026
Ekbis

Ekosistem Matang Jadi Kunci, Malibu Walk Raih Respons Pasar Positif

CIKARANG UTARA — Produk komersial terbaru dari Jababeka Residence, Malibu Walk, mencatat penjualan fase pertama yang positif. Tingginya minat pasar didukung oleh lokasi strategis di kawasan Movieland Jababeka yang telah memiliki ekosistem lengkap.

Kawasan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas seperti institusi pendidikan, layanan kesehatan, perkantoran, hingga perhotelan yang menciptakan aktivitas harian yang ramai. Kondisi ini menjadikan Malibu Walk menarik bagi pelaku usaha maupun investor.

Presiden Direktur PT Graha Buana Cikarang, Ivonne Anggraini, menyampaikan bahwa capaian penjualan fase perdana menunjukkan tingginya daya serap pasar terhadap produk komersial di kawasan dengan ekosistem matang.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa produk komersial di dalam kawasan yang sudah hidup memiliki potensi besar dan diminati pasar,” ujarnya.

Perkembangan Movieland Jababeka sebagai pusat aktivitas turut didukung keberadaan sejumlah institusi pendidikan seperti President University dan sekolah BPK Penabur, area hunian, asrama mahasiswa, pusat gaya hidup, hotel, serta konsep mini Transit Oriented Development (TOD) di Hollywood Junction.

Berlokasi di boulevard utama, Malibu Walk memiliki visibilitas tinggi dan lalu lintas pengunjung yang konsisten. Kawasan ini juga telah dikenal sebagai destinasi kuliner dan gaya hidup.

Malibu Walk mengusung konsep “Where Business Meets Lifestyle” dengan desain bergaya Parisian yang dipadukan dengan fungsi komersial modern. Produk ini menawarkan dua tipe ruko dengan luas bangunan/tanah 73/50 m² dan 82/56,3 m², dengan harga mulai dari Rp1,7 miliar.

Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah konsep “Buy 1 Get 2” yang memungkinkan pemilik mengoperasikan atau menyewakan dua bisnis dalam satu unit. Selain itu, penataan kawasan dilengkapi pedestrian luas serta pemisahan area parkir kendaraan.

Keberadaan ribuan mahasiswa, profesional, dan komunitas ekspatriat di sekitar kawasan juga menjadi captive market yang dinilai kuat dan berkelanjutan.

Salah satu konsumen, Alvi Faidaturrosyida, mengaku optimistis terhadap potensi bisnis di Malibu Walk karena didukung lingkungan yang sudah ramai dan aktif.

“Dengan kondisi kawasan yang sudah hidup, kami yakin potensi traffic dan perputaran bisnisnya sudah terbukti,” katanya.

Dari sisi konektivitas, kawasan ini didukung berbagai moda transportasi seperti DAMRI Bandara Soekarno–Hatta, Primajasa Bandung, AO Shuttle, hingga Transjabodetabek rute Cawang–Cikarang. Selain itu, tersedia akses tol serta rencana pengembangan infrastruktur seperti MRT Fase III Cikarang–Balaraja dan LRT Jakarta–Cikarang.

Pengembangan infrastruktur tersebut dinilai akan semakin mendorong pertumbuhan kawasan dan meningkatkan nilai investasi properti ke depan. (red)

Tags:Jababeka


Baca Juga